Di dalam kelas kita tentu sedang mendapatkan pelajaran dari sang guru. Pelajaran tentang kehidupan. Kita masuk kelas, artinya kita setuju dengan berbagai aturan yang ada di dalamnya. Maka kita pun tentu mengenakan seragam, ada jam masuk kelas, ada jam istirahat, juga ada aturan lainnya sebagaimana sekolah pada umumnya.
Suatu saat kita pun akan menghadapi ujian. Ada ujian bulanan mungkin. Ada ujian tengah semester. Ada ujian semester. Pun ada juga ujian akhir. Siapapun diantara siswa yang ingin naik kelas atau lulus dari sekolah tersebut, tentu harus menyelesaikan ujian tersebut dengan baik. Barangsiapa yang nilainya baik, maka lulus lah dia atau naik kelaslah dia. Namun barang siapa yang ujian-ujian yang dilaluinya tidak dapat dia tuntaskan dengan baik makan dia pun tidak akan naik kelas, bahkan tidak akan lulus.
Ternyata hidup kita juga seperti itu. Kita hidup tidak selalu dihadapkan pada persoalan yang menyenangkan hati kita. Ada kalanya berbagai peristiwa, kejadian yang kita hadapi adalah sesuatu yang "berat" di hati. Seperti siswa ketika ujian, begitu pun kita, ketika ada ujian kehidupan ada yang bersedih, ada yang cuek aja, ada juga yang sedih.
Dalam hidup ini berbagai persoalan, ujian, tantangan adalah laksana lembar ujian yang harus kita tuntaskan. Kita kerjakan dengan baik. Mengapa? Karena itulah syarat untuk bisa lulus atau naik kelas.
Allah SWT berfirman:
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat." (QS Al-Baqarah: 214)
Namun terkadang, seringnya kita berputus asa dalam hidup. Seorang kita tidak bisa menghadapinya. Ujian begitu berat. Seolah hidup ini pun menjadi begitu berat. Padahal bukan masalahnya yang berat, bukan ujiannya yang berat, tapi karena kitalah yang tidak pandai meningkatkan kapasitas diri untuk menyelesaikan ujian tersebut. Anak SD tentu akan merasa berat ketika diberikan soal ujian SMP. Anak SMP juga pasti akan berat ketika diberikan soal SMA.
Allah SWT maha Adil. Allah tidak akan memberikan ujian bila kita tidak bisa menyelesaikannya. "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.." Begitu firmanNya dalam surat Al-Baqarah ayat terakhir.
Persoalan sesungguhnya bukan pada masalah yang kita hadapi, akan tetapi pada kemampuan kita, kapasitas kita yang setiap hari tidak bertambah.
Selamat meningkatkan kapasitas diri...
0 komentar:
Poskan Komentar